Sang surya membiarkan teriknya menyengat kala itu. Langit cerah, berwarna biru, banyak angin yang ada disana. Aku dan teman-temanku, Rahma, Dimas, dan Rere ingin bermain layang-layang, di jalan tengah sawah. Yaap, rumahku memang dikelilingi persawahan warga yang sangat luas. Hampir setiap hari, disana banyak orang-orang yang bermain layang-layang. Aku dan teman-temanku lainnya, mempersiapkan layang-layang untuk kita terbangkan ke udara. Ada Senar, ada bilah bambu, ada kertas koran, ada lem, dan lain-lainnya. kami merakit itu semua menjadi layang-layang yang dapat kami gunakan untuk bermain-main. Tak lupa juga, aku tambahkan ekor layang-layang yang lumayan panjang, agar layang-layangku cantik dan menarik perhatian warga dan anak-anak sekitar. Awal-awalnya berjalan seperti biasa, namun lama-kelamaan, ada sesuatu yang janggal nih di layangan milikku. Yaap, ternyata ada layangan lain yang terbang berdekatan dengan layanganku. Kejadian ini, bermula ketika aku melambungkan la...