Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2008

Nyatanya Emang Angker ~ Part 3

Detik demi detik berlalu. Menatap indahnya desaku. Asri dan hijaunya lingkungan rumahku. Sawah-sawahan yang terhampar seperti tanah lapang yang ketika awal musim cocok tanam tiba. Burung-burung beterbangan seperti layaknya burung walet. Karena disana memang ada sarang burung walet yang sangat besar dan dihuni oleh ratusan, bahkan ribuan burung walet di desaku itu. Namun semua keindahan itu hilang ketika.... Adikku, Nayla mulai bertingkah aneh, bukan cuman aneh tapi lumayan ngeri buat aku sebagai seorang kakaknya. Ada yang bilang kalo anak kecil itu bisa melihat makhluk ghaib bahkan bisa berkomunikasi dengan mereka, namun dengan komunikasi isyarat saja. Dan aku merasakannya pada adikku ini. Setiap kali diluar rumah, tepatnya diteras, ia banyak bertingkah aneh, seperti tersenyum sendiri ke arah yang disitu nggak ada siapa-siapa. ya ampuun, kok jadi merinding.... Bukan cuman disitu saja, ketika dulu adikku kejedot tembok, langsung cunong gedhe banget, kayak ada benjolan di kepala...

Haduh! Telat Bukber dan Nobar Film

Bulan ramadhan telah tiba, banyak kegiatan amaliah ramadhan mulai dilaksanakan, dan anak-anak yang selalu menuruti untuk mengisi buku amaliah ramadhanpun berlomba-lomba untuk mengisi tanda tangan Kyai atau Ustadz Masjid Desa. Pada bulan inipun kami sebagai pelajar SD dituntut untuk berpuasa, dan itu sangat berat bagi kami, banyak diantara kami yang berpuasa setengah hari atau sekuatnya saja. Maksudnya banyak yang medot puasa, hehehee... Ketika SD kelas satu, sekolahku mengadakan kegiatan Buka Bersama dan Nonton Bareng, sekaligus mempererat tali silaturahmi antar sesama teman. Untuk acara bukber dan nobar ini diikuti oleh kelas 1, 2, dan 3. Sedangkan untuk kelas 4, 5, dan 6 diadakan pesantren kilat. Kamipun menyambut kegiatan ini dengan semangat. Maklum waktu itu kekanak-kanakkanku masih sangat tinggi, heheee..  Undangan disebar keseluruh siswa/i kelas satu, tak terkecuali aku. Undangan menerangkan, bahwa acara itu dimulai pukul 16.00 WIB hingga selesai. Wajar saja dari jam...

Gila Ketemu Kupu-Kupu Raksasa!!

Pagi itu, pagi yang cerah, pagi yang selalu ditunggu oleh orang-orang yang ingin menghirup udara segar kala itu. Suara kokokan ayam jantan, sebagai sebuah pertanda mulainya aktifitas hari itu. Aku lupa usiaku waktu itu berapa, tapi aku masih ingat betul, waktu itu aku masih seumuran anak TK ( Taman Kanak-Kanak ) karena aku masih ingusan kala itu. Ketika pagi hari tiba, aku biasanya keluar rumah, yaa hanya sekedar berjalan-jalan santai, sambil menikmati segarnya udara pagi kala itu. Aku terbiasa akan hal ini, setelah dirasa cukup, akupun kembali ke rumah, dan memandang pohon pace ( mengkudu ) yang ada didepan rumah, karena entah kenapa, mataku terfokus ke arah pohon tetanggaku itu.  Waktu itu, aku mengajak bapakku untuk menemaniku, karena aku merasa, ada sesuatu di pohon itu, kemudian, akupun kesana sambil digendong sama bapakku. Dan ternyata di pohon itu terdapat seekor binatang yang belum pernah aku lihat sebelumnya. Yaap, binatang itu adalah kupu-kupu dengan ukura...

Umpetan Sampai Ketiduran

Siang itu, suasana sangatlah nyaman untuk bermain bersama teman-teman. Yaa, waktu itu kalo tidak salah sih, hari libur gitu, maka dari itu, kami sepakat untuk bermain di rumahku. Aku dan teman-temanku bingung nih, mau main apa, masak-masak? terlalu cewek yaah. Hmmm, trus ada yang usul main sepeda-sepedaan aja? tapi capek kan siang-siang waktu itu. Kemudian, akhirnya kami sepakat untuk bermain petak umpet. Pernah sesekali aku menjadi orang yang jaga, dan harus mencari teman-teman yang bersembunyi, syukurlah aku bisa menemukan semuanya. Naaah, ketika temenku jaga, aku sengaja nih bersembunyi di Wartel ( Warung Telepon ) milik kedua orang tuaku, karena memang waktu itu jamannya masih ada wartel gitu, belum ada telepon kek waktu sekarang. Warung telepon ini juga masih digunakan dan masih berfungsi untuk orang-orang yang ingin menelepon tapi tidak memiliki HP ataupun pulsa. Akupun bersembunyi disana, karena cukup, Si yang jaga masih belum menemukan persembunyianku, ditambah lag...

Aulia Pindah, Sekelas Nangis

Dalam memberikan arti kasih dan sayang terhadap teman yang menjadi bagian dari keluarga adalah besar. Semua dimulai dari pertemuan, pertemuan yang memang sudah direncanakan Tuhan. Kami menjadi keluarga besar SD Islam Al-Hikmah angkatan VII, dan semua memori kebersamaan membuyar dan mengiang ketika kawan, sahabat, keluarga seperjuangan kami meninggalkan kami, disaat kami masih sayang-sayangnya. Rasanya begitu kehilangan, begitu menyedihkan, dan begitu berat menerima kenyataan ini. Dulu kita pernah bertekad untuk selalu bersama sampai Ujian Nasional terlampaui, namun sekarang apa? Aku berharap bahwa ini hanyalah mimpi, hanyalah angan-angan mereka yang tidak mau menerima keberadaanya. Tapi... Ini nyata, ini asli, ini bukan bohong.  Mengapa semua terjadi secara mendadak, secara spontan, memang tidak secara bertahap? air mata bercucuran dari semua mata yang menghiasi disekelilingnya, berharap ini adalah tipuan, ini tidak benar, dan berharap akan kembali lagi kesedia kala. Ketik...

Uang Jajan 1000 Udah Bersyukur

Banyak orang diluar sana yang memiliki kehidupannya masing-masing. Seluruh hiruk pikuk kehidupan bersekolah pasti menjadi tantangan bagi orang tua dalam memberikan uang jajan atau uang saku kepada anak-anaknya. Uang saku yang diberikan setiap orang tua kepada anaknya itu berbeda, tergantung kemampuan masing-masing dan tidak menutup kemungkinan, ada yang diberi uang jajan sangatlah banyak, bahkan ada pula yang diberi secukupnya, bahkan malah serba kekurangan. Tak terkecuali seperti diriku. Aku merupakan anak dari bapak yang bekerja sebagai pedagang di pasar, dan ibu yang menjual susu kedelai. Keluargaku alhamdulillah tercukupi segala kebutuhannya. Uang sakuku saja dahulu ketika SD hanya seribu rupiah. Dan seribu itu kalo diitung-itung, cuman dapet 2 martabak yang gak ada isinya, atau jus jambu yang sangat segar. Tapi semua itu aku hindari, dan uang saku yang ada, aku tabung. Supaya aku dapat memiliki cadangan uang tabungan untuk kedepannya. Memang tahun 2007 belum seinflasi sep...

Hantu Penasaran Pojok Kelas!!!

Soal misteri, memang tak pernah selesai untuk dibahas. Semua yang mengandung misteri atau kengerian, mesti akan sangat ramai dan menjadi topik hangat untuk dibahas. Namun, terkadang apapun yang kita pikirkan tentang makhluk magis ini berbanding terbalik dengan apa yang kita lihat dan dengar. Ada yang bilang, makhluk ini sangatlah buruk, sangatlah menyeramkan. Namun tidak sedikit juga yang mengaku bahwa makhluk ini sangatlah cantik bagi siapa saja yang melihatnya. Tapi yang paling mengerikan, ketika aku menulis ini, hatiku merasa sangat gelisah dan khawatir akan hal sekitarku. Namun itu tak menyurutkan cintaku pada tulisan untuk menceritakan apapun yang pernah terjadi pada hidupku. Hari ini, ada kejadian yang sangat misterius, bahkan sampai menghebohkan satu sekolah. Kejadian ini bermula ketika kakak kelasku setelah sholat dhuhur selesai, ia ingin menuju ke kelas terlebih dahulu, karena ingin mengambil sesuatu. Ketika sampai diteras kelas, karena kelas ini diatas, maka sangat s...

Jagung Tukul di Kalen [Jagung Tumbuh di Selokan]

Pagi yang cerah bagi seorang yang suka kebun sepertiku. Yaap, aku suka berkebun waktu kecil guys, karena emang ngikut bapak dan ibu berkebun gitu. Naah, waktu itu aku punya banyak biji jagung sebenernya, jagung itu untuk, yaaa semacam penelitian gitu. Waktu itu, karena aku bingung dengan sisa biji jagung itu, dan aku kira juga biji jagung itu nggak bakal bisa tumbuh, soalnya udah lembab gitu. Dengan sengaja, aku membuang biji-biji jagung ini, ke kalen ( selokan alam ) depan rumah. Yaa karena emang udah  frustasi, nggak tau mau dibuang kemana. Beberapa hari kemudian, tiba-tiba aku terkaget dan terheran-heran, karena biji jagung yang aku buang ke kalen, tumbuh dengan suburnya, berdiri tegap, dan berwarna hijau cerah dibawah teriknya sang surya kala itu. Padahal aku kira tanah kalen itu, nggak subur sama sekali, aneh kan? Dengan rasa senang, bercampur bingung, akupun memberitahukannya ke bapak dan ibu, dan merekapun juga terkaget dan terheran-heran dengan peristiwa tersebut. ...