Langsung ke konten utama

Ngakak Tapi Kasihan! Adik Kelas Nylungsep ke Jurang!

Hari ini hari yang cukup menyenangkan. Hari yang telah direncanakan sebelumnya. Setelah melewati Ulangan Akhir Semester satu dan saatnya kami sebagai siswa yang telah bunek dengan ulangan akhir semester ini untuk melakukan outdoor semesteran. Pihak sekolah memberikan outdoor kepada kami agar merefresh otak kami. Otak yang telah usang dan kusam terpakai pada UAS sebelumnya. 

Outdoor kali ini, kami akan menjelajahi suatu obyek wisata di Desa Bonosari, Kecamatan Sempor. Apalagi kalau bukan ke CURUG BONOSARI!!! Curug ini berada di Desa Bonosari, dan telah terkenal menjadi obyek wisata favorit di daerah Kebumen barat. Dengan jelajah medan yang berbatu dan sedikit curam ini, membuat siapa saja akan tertantang dan tertarik untuk menuju kesini, hingga akhirnya akan disuguhkan pemandangan curug yang sangat indah.

Jujur aku belum pernah ke curug ini. Jadi sangat exited siihhh.... Yang paling enaknya, kesananya tuh pake angkot, woow, jadi bukan bersepeda. Soalnya untuk kelas 1, 2, dan 3 mereka diboyong kesana menggunakan angkot, tak terkecuali aku. Sedangkan kelas 4, 5, dan 6 harus bersepeda untuk menuju ke curug bonosari ini.

Ketika sampai disana, curugnya sedang banyak airnya tuuhh.. Jadi lumayan seger nih, banyak juga yang mandi disana, karena emang lagi seger-segernya. Dan emang cocok buat mandi dan berenang disana dan tidak terlalu dalem sungai curugnya

Ketika pulang, dan kembali ke titik awal kumpul. Aku berjalan dari curug menuju pos kumpul, dengan sangat tenang. Dan kebetulan dibelakangku ada adik kelas yang bernama Diva, dia mengajakku cerita dan mengobrol. Aku lupa ngomongin apa yang pasti itu basa-basi tentang curugnya.

Ketika sedang asyik-asyiknya mengobrol, tiba-tiba saja, Diva diam, dan langsung teriak minta tolong. Sementara itu aku langsung menengok ke belakang dan tidak mendapatinya di belakangku. Dan aku mencari sumber suara itu, dan ada ustadzah yang langsung meuju ke tepi jurang, dalam benakku "Apa yang dilakukan ustadzah itu?" kemudian dengan cepat aku menghampirinya dan aku kaget setengah mati. Bahwa Diva terpelosok kedalam jurang itu. Dengan lemas, Diva tersungkur ke dalam jurang itu. Langsung saja ditolong oleh warga sekitar. Setelah dibantu dan ditarik. Diva merasa sakit, dan wajahnhya seketika berubah menjadi berwarna coklat bercampur tanah.

Sungguh peristiwa yang sangat mengagetkan bagiku, karena beberapa detik sebelum Diva jatuh ke jurang, dia mengajak ngobrol aku, dan betapa sedihnya dia karena itu.

#27

Komentar