Langsung ke konten utama

Tragedi Setelah Jam Olahraga

Bumi selalu menghadirkan sesuatu yang baik untuk manusia. Sebagai tempat hidup, bumi memiliki caranya sendiri, agar manusia menikmati unsur-unsur yang terkandung pada atau diluar bumi ini. Semua itu bia dengan mudah manusia rasakan dan nikmati, seperti udara yang mengandung oksigen. Siapa saja ynag menghirupnya, pasti akan merasakan segarnya alam asri ini.

Dalam mengatur suhu tubuh, ternyata semua yang dilakukan manusia itu belum seberapa dengan daya serapnya. Sehingga diperlukan suatu kegiatan yang dapat mengatur metabolisme dan katabolisme dalam tubuh. Cara ini biasa manusia lakukan dengan kegiatan olahraga.

Olahraga merupakan cara agar tubuh kita selalu seimbang antara daya yang keluar dan yang diserap  oleh tubuh. Sehingga tubuh tidak perlu takut lagi untuk menurunkan lemak-lemak jahat yang ada di dalam tubuh. Berhubung dengan olahraga, maka aku mau menceritakan tragedi olahraga hari ini.

Seperti biasanya hari ini merupakan jam olahraga kami, yap kami sekarang di kelas 5 SD. Tragedi ini dimulai ketika setelah jam olahraga selesai. Gilang dan Iqbal sedang berganti pakaian di dalam kelas. Waktu ini juga aku sedang berlarian menuju kelas. Tiba-tiba mereka lari keluar kelas, dan aku yang melihatnya dibelakang mereka, ikut lari juga :v spontan gitu. Kaget banget siih..

Ternyata Iqbal dan Gilang melihat penampakan rambut yang tiba-tiba memanjang, panjang sekali. Awalnya mereka pikir, paling itu hanya rambut orang, tapi lama-kelamaan nambah panjang rambutnya :v Kalo aku ada diposisi mereka, kayaknya aku udah langsung lari duluan deeh.. Tapi ini nggak. Mereka nggak langsung lari, tapi tunggu-tungguan. Soalnya katanya, mereka ngeliatnya secara samar-samar. Padahal ada disebelah mereka, Anjiirrr ngeri juga :v

Ya itu merupakan salah satu dari tragedi yang memang sering terjadi di kelas ini. Kelas yang selalu menyimpan misteri, bahkan ada yang bilang bahwa pusat kerajaan jin di daerah itu, berada di kelas yang terjadi tragedi ini.. Hiiiiii... Ngeri pastinya !!!

#31

Komentar