Setiap manusia memiliki hobi dan kegemaran masing-masing. Dan banyak manusia yang mulai tertarik dengan bakat terpendamnya. Ini akan membuat setiap orang mengerti apa yang harus dilakukannya ketika waktu senggang. Tak mudah bagi mereka menyalurkan hobi dan bakat mereka. Itu semua harus terpelajari dengan sendirinya. Hingga mereka mengetahui dan memahami, harus diapakan bakat terpendam mereka di masa yang akan datang.
Semua berawal dari kesukaanku dalam menggambar. Yap, aku suka sekali menggambar, hampir setiap saat aku selalu melakukan hal ini. Tapi... jangan heran, kalo sebenarnya gambarku itu justru sangat jelek mungkin malah sangat buruk. Bahkan bukan seperti pelukis profesional. Karena ketika awal mula kenal dengan gambar saja, dari oret-oretan buku. Lama kelamaan jadi suka nyoret-nyoretin kertas, dan nggak disangka, jadi suka nggambar-nggambar sesuatu bentuk, yang aku tuangkan pada gambar tersebut.
Dalam mengasah kemampuan, tentu tidaklah mudah. Apalagi kalau itu bakat yang memang tidak langsung ada di diri kita. kemampuan ini harus dibentuk dan selalu dilatih, karena dengan begitu, maka akan menjadi semakin baik terus menerus. Maka, aku memutuskan untuk bergabung ke ekskul melukis. Dan benar saja aku langsung merasa nyaman, dan menemukan apa itu arti bakat terpendam yang sebenarnya.
Langsung saja, karena progres melukisku di ekskul sangat baik dan selalu menunjukkan peningkatan, maka aku maju untuk mewakili sekolah di tingkat Kecamatan, untuk mengikuti Lomba FLS2N Cabang Melukis. Awalnya aku berpikir, bahwa itu pasti akan sangat sulit dan ketat. Apalagi, berkompetisi dengan sekolah-sekolah negeri yang memang sudah menjadi musuh sejati setiap perlombaan FLS2N di tingkat kecamatan.
Ketika hari-H, aku telah mempersiapkan apapun yang aku butuhkan pada lomba ini. Semua itu aku siapkan sudah dari jauh-jauh hari. Ketika hari-H aku berkesempatan untuk melawan beberapa lawanku, yang memang pesertanya waktu itu hanya berjumlah 6 perwakilan sekolah, pastinya semuanya akan mendapatkan piala itu. Tentunya hanya aku satu-satunya perwakilan peserta dari sekolah swasta. Dan aku masih ingat, peserta sampingku, nggambarnya bagus banget. Permainan warnanya juga keren, kalo nggak salah dia dari SDN 2 Bejiruyung.
Dan ketika pengumuman, memang yang mendapat juara 1 itu adalah peserta yang ada disampingku tadi. Dan aku dapet juara 2 :v padahal udah nggak berharap sama sekali dan peluangku disini sangatlah sedikit untuk masuk 3 besar, tapi aku tetap bersyukur, dan akan menjadi kesan terindah selama bersekolah di SD Islam Al-Hikmah Selokerto ini. Heheheee...
Komentar