Langsung ke konten utama

Sepedaku Nylungsep Sawah

Matahari mulai memancarkan sinar terangnya, ayam berkokok menyambut pagi dingin kala itu. Aku lupa hari apa, tanggal berapa, yang kuingat hanyalah peristiwa yang lucu, sekaligus mengherankan bagiku. Yaap beberapa hari setelah pesta ulang tahunku yang kelima, aku bermain sepeda pagi itu.

Sebelah rumahku adalah sawah padi yang luas. Karena memang rumahku berada di komplek tengah sawah, bila ingin bertemu dengan rumah lain, pasti harus melewati jalan tengah sawah itu. Waktu itu sawah sedang  musim tanam, sehingga rata-rata sudah dibajak, sehingga sawah-sawah disana lumayan becek dan berlumpur.

Aku bermain sepeda, dan seperti biasa, aku hanya memutari komplek rumah saja, tidak sampai melewati tengah sawah. Tapi waktu itu, entah mengapa, aku ingin bersepeda hingga tengah sawah. Kejadian ini bermulai, ketika aku fokus ke arah depan, kemudian aku membelokkan stang sepeda, namun entah kenapa, aku ngantuk atau bagaimana, aku langsung nylungsep ke sawah yang berlumpur, sontak saja aku kaget, dan teriak minta tolong, namun hasilnya nihil tidak ada orang disana. Mana ketelen sampe dalem, boro-boro berdiri tegak, ngangkat kaki sendiri aja susah.

Beberapa menit kemudian, ada pengendara motor lewat. Yaa aku teriak minta tolong, syukur aku ditolong oleh orang tersebut. Karena lokasi kejadian, dengan lokasi rumahku tidak jauh, jadi pengendara motor tersebut, menemaniku ke rumahku. ketika itu aku sadar bahwa bajuku semuanya penuh dengan lumpur.

Malunya lagi, ketika pulang kerumah dengan keadaan begitu, aku membawa sepeda penuh dengan blepotan lumpur sambil nangis teriak-teriak.. Spontan saja tetangga-tetanggaku langsung ngeliatin aku, please.... aku malu banget :v

#3

Komentar